Belajar Melewatkan Kesempatan

Kesempatan biasanya pasti berkonotasi dengan suatu keadaan positif atau suatu keadaan yang lebih baik. Sekarang siapa yang gak mau dapet sesuatu yang lebih baik? Dengan kata lain siapa yang rela melewatkan sebuah kesempatan. Beberapa hari ini saya sedang bergumul tentang suatu hal. Sebuah kesempatan dimana saya memang membutuhkan hal tersebut akan tetapi ada hal lain yang masih menjadi bahan pertimbangan saya, khususnya berhubungan dengan masalah saldo tabungan. Hehehe….

Sambil saya berpikir-pikir apakah saya akan tetap mengambil kesempatan tersebut, sebuah renungan di kantor mengatakan tentang “melepaskan kesempatan”. Kurang lebih yang saya ingat mengenai alasan melewatkan kesempatan tersebut ada beberapa hal, seperti:

  1. Jika tangan sudah “penuh”,
  2. Jika jauh dari kebenaran,
  3. dll, ada dua poin lagi tapi saya lupa apa.

Terkadang Tuhan menjawab bukan hanya dari Firman-Nya secara langsung namun bisa dari mana saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s