SHE is My Hero . . .

wajahnya tak pernah berubah..
kecantikannya tidak pernah pudar..
kebaikkannya tak pernah hilang..
keluguannya tak pernah berkurang..

Ia yang ku sayang..
Ia yang mengahalau aral melintang..

Ia pahlawan ku..
Ia inspirasi ku..
Ia juga kebanggaanku..

Ia pertaruhkan nyawanya untukku 21 tahun yg lalu..
Ia terus berpikir agar aku bisa sekolah selalu..
Ia mengerjakan segala sesuatu untuk ku tanpa keluh..

Tangannya tak pernah lelah membangunkanku..
Telinganya tak pernah lelah mendengar keluh kesahku..
Matanya tak pernah lepas mengamatiku bahkan jadwal terkecilku sekalipun..
Mulutnya tak pernah berhenti menasihati ku..

Perhatiannya tak pernah lepas dari diriku..
Kasih sayangnya selalu menyertai aku..
Perbuatannya yg memperhatikanku bahkan hingga bekal sekolahku tak pernah lalu..
Peringatannya yang menjadi prinsip dasar hidupku..

Ia adalah pahlawanku..
Ia adalah inspirasiku..
Ia juga adalah kebanggaanku..

Kemarin, 22 Agustus 2010..
Ia tepat berusia 47 tahun..
Parasnya masih tetap sama..
Kulitnya pun masih cerah terlihat..

Hanya saja..

Tangannya tak lagi sekuat dahulu..
Kakinya tak lagi setangguh dahulu..
Lidahnya sedikit kelu..
Cara ia berpikir tak bisa lagi bertahan lama seperti dahulu..

Setahun telah berlalu..
Ini adalah ulang tahunnya yang kedua..
Ulang tahun ketika ia tak dalam keadaan sehat seutuhnya..

Gumpalan darah menghentikannya dari segala kerja kerasnya..
Sebuah gumpalan darah yang bersarang di kepalanya..

Mungkin..
Ia sudah mencapai batas terakhir kemampuannya untuk menjagaku..
Ia sudah terlalu lelah untuk menanggung semuanya sendirian..
Ia sudah terlalu letih untuk memikirkan kami..

Kini..
Giliranku untuk menjaganya..
Giliranku untuk berpikir bagi banyak orang..
Giliranku untuk ikut mengelola bagiannya..

Selamat ulang tahun, Mama..
Mama akan selalu jadi yang pertama dalam hatiku..
Jasa-jasa Mama atas ku tak akan kulupakan..
Perhatian dan kasih sayang Mama yang sama rata padaku dan adikku tak akan ku lupa..

Aku bahagia terlahir dr perempuan perkasa sepertimu..
Kini kurasakan beratnya bebanmu..
Juga kurasakan indah hari bersamamu lebih banyak..

Di tengah keadaanmu yang sekarang,
Tak pernah kulihat kau menyerah berjuang..
Kau selalu mencoba menjalankan fungsimu sebagai tonggak keluarga ini..
Bahkan kau masih tetap bangun sebelum aku berangkat bekerja..
Kau tetap menyediakan bekal makananku setiap pagi..

Kau lah motivasi ku di akhir perjuangan kuliah ku..
Kau tetap bersemangat demi aku dan studiku..
Kau membuat ku terharu saat kau berjuang melawan penyakitmu untuk wisudaku..
Aku mencintaimu Mama..

Kau lah pahlawanku..
Aku bangga dapat menjadi buah hatimu..
Ijinkan aku untuk dapat membalas semua jasamu..
Aku masih ingin membahagiakanmu walau keadaan sulit ini yang menghimpit kita..
Aku akan berjuang dan berusaha memberi yang terbaik untukmu..

Love u, Mama..

===> Di atas adalah catatan kecilku untuk Mama 5 tahun yang lalu di hari ulang tahunnya. Kemarin adalah hari dimana Indonesia merayakan Mother’s Day atau Hari Ibu. Buat ku sosok Mama masih tetap sama dengan yang tergambar pada puisi di atas. SHE is still My Hero and ALWAYS BE.. Bersyukur sekali memiliki mama seperti mama yang sekarang, tak pernah terbesit untuk bilang sama Tuhan minta ganti mama atau tukar tambah karena mama yang ini sudah sangat SEMPURNA bagiku.

mama

Terima kasih Tuhan untuk mama. Hanya satu pintaku, jagalah ia selalu.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s